Jumat, 25 Juni 2021

Melalui Kopi, Kamu Mau Cerita Apa?



Melalui kopi, kamu mau cerita apa?

Di gambar ini ada buku dari @marjinkiri tentang cerita fabel.

Buku ini ditujukan untuk bacaan anak-anak. Ceritanya ringan tapi cukup membawa pembaca turut berpikir kritis.

Meskipun fabel, kisah di dalamnya tidak meninggalkan realita. Ini cocok banget untuk menyadarkan sejak dini tentang keadaan sesungguhnya yang sedang terjadi di lingkungan pada anak.

Jika fasilitator atau pendampingnya dengan baik memanfaatkan kesempatan dari bacaan ini, memungkinkan anak akan memiliki empati yang tinggi terhadap lingkungannya.

Tokoh-tokoh di dalamnya yang lucu dan pandai mengambil peran, akan menarik antusias anak saat membacanya atau mendengarkan saat dibacakan atau didongengkan.

Di sana ada sekelompok kucing yang berserikat menyelamatkan generasi burung camar lengkap dengan ensiklopedia profesor.

Ada juga tikus dan monyet sebagai oposisi dari perserikatan para kucing.

Kisah ini diawali dengan drama si Camar yang terperangkap tumpahan oli/minyak bumi saat sedang mencari makan di sebuah pantai dekat pelabuhan.

-----------

Untuk para Bapak dan Ibu muda atau calon Bapak dan Ibu, atau siapapun yang ingin menyajikan bacaan untuk anak yang agak berbeda, buku ini sangat direkomendasikan.

Related Posts:

  • Layang-layang Kesayangan Gambar diambil dari web thinglink.com Layang-layang Kesayangan Waktu kecil aku bermain layang-layang dibuatkan kakek dari buluh pilihan. D… Read More
  • Bunga Karang Lawu Bunga Karang Lawu Dengan pandang Lawu, dulu aku pernah patah, bunga di karang putih awan-awan kapas seperti batu berarak, aliran sungai … Read More
  • Super Moon Datang Super Moon Datang Super moon datang para lamun menyambut dengan bergelenyut menari diantara gelombang pasang menepi, tinggi dan tenggela… Read More
  • Gerak Sepi Itu Gerak Sepi Itu Lihatlah bunga yang semi ini. Indah bukan? Tapi betapa sepi mereka. Tiada memiliki teman, yang datang dengan membawa kasih. S… Read More
  • Awan Madu, Membiusku Awan Madu, Membiusku Awan-awan berarak itu pada suatu musim yang dulu datang memberi kabar pilu merasuk menjadi duri dalam kalbu dari… Read More

0 Komentar:

Posting Komentar