Kamis, 12 Oktober 2017

Tidur dan Bangun Sadarku



Tidur dan Bangun Sadarku

Datanglah kepada malam yang kelam,
dan beristirah dalam jenak wajah pepohonan
di kaki gunung-gunung yang temaram
dibalik terang pelita dan teduhnya rembulan, 

hingga terlelap dari mata gelap
dan terbaring ditepi suatu jalan
panjang, nafas usia menjelang genap
suatu hidup ditata hari-hari depan. 

Dan bayang-bayang ketiadaan diri
atas lebur yang terhambur dalam tidur
digenggaman tangan alam penguasa hati
dan fikiran pengembara tetesan peluh-peluh yang membelur

sekujur tubuh, di bawah selimut kasihsayang, 
bercengkrama manja di atas tilam cinta
dan tersedu-sedu haru direguk bantal rindu.

Dan sadarku
tidur dan bangun
ditimang dan belaian
lembut tangan
Tuhan

Mayoe
Yogyakarta, 12 Oktober 2017

0 Komentar:

Posting Komentar