Selasa, 21 November 2017

Kopiku

Kopiku

Sore ini ku seduh dua cangkir kopi. Satu cangkir untukku, dan satu cangkir lagi untukku. Satu cangkir dengan kopi kapal api dan sedikit gula. Satunya lagi dengan kopi kapal api dan sedikit gula. Satu cangkir dengan air mendidih. Satu cangkir lagi dengan air mendidih. Satu belangan dan sekali dalam rebusan.

Ku saji dengan dua potong sagu. Supaya kau tau, berlipat kumerindu. Dan beberapa biji buah kenari. Supaya kau mengerti berhari-hari kuberlari mencari.

Sepotong kertas buram dan sebuah pena hitam. Itu untuk menuliskan kisahku yang temaram dan hampir dibenam kelam.


Mayoe, 2017

Related Posts:

  • Tahan Tahan Mayoe  Datang pagi  Bersuguh hangat  Gemulai tari  Tatap hadap menahap Setia punggung bertegak Hujam mendala… Read More
  • Berlalu Pada Jalan Berlalu Pada Jalan Mayoe Malam menyekat  Berselimut damai Menabur hening  Gerlap gemintang Rembulan berlayar&n… Read More
  • Ibu(nya) Kota(-kota) Negara Bernama Jakarta Melihat Jakarta hari ini susah percaya bahwa Ia Ibu Kota Negara. Sama sekali tidak terasa aura itu. Di kampungku misalnya, Jakarta hanyalah tempat… Read More
  • Salam Selamat Jalan Salam Selamat Jalan *Mayoe pada paruh usiaku yang masih berbelas belia kutulis sajak sederhana tentang harum semerbak wangi berbusana a… Read More
  • Kedirian Jalan Langkah Kedirian Jalan Langkah Diri berdiri Jalan berjalan Langkah melangkah Hati berjalan Akal melangkah Jalan berhati Langkah berakal Jalan me… Read More

0 Komentar:

Posting Komentar